Anjungan Sumatera Selatan
Anjungan Sumatera Selatan adalah salah satu Anjungan Daerah di Taman Mini Indonesia Indah. Anjungan ini menampilkan tiga bangunan rumah adat, yakni rumah limas, rumah ulu, dan rumah rakit, masing-masing mewakili suku Melayu Palembang, suku di pedalaman, dan penduduk yang tinggal di wilayah perairan sungai.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- Kebudayaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Anjungan Sumatera Selatan dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi fisik mengikuti kawasan Taman Mini Indonesia Indah dan alamat resmi pengelolanya di Jakarta Timur, DKI Jakarta. Nama provinsi pada anjungan menunjukkan tradisi yang direpresentasikan.
- Nama utama
- Anjungan Sumatera Selatan
- Lokasi
- Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q12472207; ID709622
- Klasifikasi sumber
- kebudayaan · nomor ID709622
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas kompleks arsitektur. Kategori fungsi untuk penelusuran: kebudayaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Anjungan Sumatera Selatan adalah salah satu Anjungan Daerah di Taman Mini Indonesia Indah. Anjungan ini menampilkan tiga bangunan rumah adat, yakni rumah limas, rumah ulu, dan rumah rakit, masing-masing mewakili suku Melayu Palembang, suku di pedalaman, dan penduduk yang tinggal di wilayah perairan sungai.
Rumah limas merupakan bangunan induk anjungan, berupa rumah panggung berbentuk empat persegi panjang, beratap limas yang pada bagian puncaknya terdapat hiasan kuncup bunga cempaka (simbar) dan di ujungnya ada hiasan lengkungan pendek ekor bebek. Di pintu dan jendela ada hiasan yang sekaligus berfungsi ventilasi. Tangga masuk rumah terletak di bagian depan dengan anak tangga berjumlah ganjil. Dahulu, rumah limas merupakan tempat tinggal para bangsawan.
Rumah limas memiliki lima ruangan yang bertingkat (kekijing), melambangkan adanya lima jenjang dalam masyarakat, yakni menurut usia, jenis, bakat, pangkat, dan martabat. Tingkat pertama berupa ruangan tak berdinding, semacam beranda, disebut pagar tenggalung, digunakan untuk beristirahat dan menerima tamu ketika ada upacara adat. Ruang kedua disebut jogan, khusus untuk kaum pria. Ruang ketiga disebut kekijing ketiga, lantainya lebih tinggi, dipisahkan oleh penyekat (kiyam), berfungsi sebagai tempat duduk undangan, atau kerabat setengah baya ketika ada upacara adat. Ruang keempat, disebut kekijing keempat, lantainya lebih tinggi, berfungsi sebagai tempat duduk undangan dan kerabat yang lebih tua, tumenggung, dapunto, dan datuk. Ruang kelima disebut gegajah, merupakan ruangan terbesar, berfungsi untuk menerima tamu atau tempat duduk wanita terhormat.
Rumah limas di Anjungan Sumatera Selatan digunakan untuk ruang pameran berbagai aspek budaya, antara lain tempat duduk raja (puade), pakaian adat, kain songket, pelaminan pengantin, keramik, aneka kerajinan gading, kuningan, dan timah.
Bangunan kedua adalah rumah ulu, yakni rumah rakyat biasa yang tinggal di daerah pedalaman Sumatera Selatan yang bercorak agraris. Rumah kayu ini berbentuk panggung dengan maksud menghindari musim pasang dan gangguan binatang buas. Rumah Ulu hanya memiliki satu tangga, terletak di depan rumah dan beranak tangga ganjil. Bagian atas digunakan untuk tempat kediaman, sedangkan bagian bawah merupakan tempat menyimpan alat rumah tangga: penumbuk padi (isaran), lesung, tampah (nyiru), kayu bakar, dan kandang itik atau ayam.
Rumah ketiga adalah rumah rakit, merupakan contoh rumah yang terdapat di tepi Sungai Musi, Ogan, dan Komering. Rumah berbentuk segi empat, beratap dua pasang, disebut atap kajang. Pada keempat sudut dipancang tonggak kayu agar “rakit” tidak hanyut. Rumah terbuat dari kayu dan beratap rumbia, memiliki serambi untuk tempat duduk keluarga, ruang tamu di bagian depan, ruang keluarga, serta kamar tidur di bagian tengah dan belakang. Dapur ada di bagian samping rumah. Selain sebagai tempat tinggal, rumah rakit juga berfungsi untuk berdagang.
Pada hari Minggu atau hari libur anjungan ini menggelar pertunjukkan aneka kesenian seperti tarian Gending Sriwijaya, lagu, musik, serta kadang-kadang drama Dul Muluk, yakni drama khas Melayu Palembang bahkan sekali waktu menyediakan pameran makanan tradisional seperti pindang patin, empek-empek, kerupuk ikan, dan tekwan.
Anjungan Sumatera Selatan pernah dikunjungi tamu-tamu negara sahabat, antara lain Perdana Menteri Jepang Zenko Suzuki (1981) dan istri Perdana Menteri Australia, Ny. Hazel Bob Hawke (1983), dan Martti Ahtsaari Presiden Filandia (1995).
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Anjungan Sumatera Selatan. Revisi 24362420. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 24362420. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Anjungan Sumatera Selatan adalah kompleks pameran arsitektur daerah di Taman Mini Indonesia Indah. Profil membahas beberapa bangunan dan ruang peragaan, bukan satu bangunan individual atau bangunan asli di provinsi yang direpresentasikan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2023-09-29T13:54:29Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Anjungan Sumatera Selatan · revisi 24362420 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2023-09-29T13:54:29Z
- Alamat resmi Taman Mini Indonesia Indah ↗Pengelola Taman Mini Indonesia Indah · diakses pada 2026-10-16
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.