Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
Arsitektur · ensiklopedia.online

Tipologi dan fungsi

Penelusuran berdasarkan fungsi dan jenis ruang yang terdokumentasi.

Profil istilah

67 profil istilah
Tipologi

Joglo Gudang

Joglo Gudang atau Limasan Banjar adalah satu satu jenis rumah tradisional daerah Kalimantan Selatan (rumah Banjar) dengan ciri utamanya menggunakan atap berbentuk trapesium (seakan-akan berbentuk piramida/atap limas).

Tipologi

Balai Bini

Rumah Balai Bini adalah salah satu jenis rumah Baanjung yaitu rumah tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan. Rumah adat tipe Balai Bini biasanya pada masa Kesultanan Banjar dihuni oleh para puteri Sultan atau warga Sultan dari pihak perempuan.

Tipologi

Palimbangan

Palimbangan adalah salah satu jenis rumah Baanjung yaitu rumah tradisional suku Banjar (disebut rumah Banjar) di Kalimantan Selatan . Di zaman Kesultanan Banjar rumah Tipe ini digunakan sebagai hunian para tokoh agama (Islam) dan para Alim Ulamanya.

Tipologi

Tongkonan

Tongkonan (ᨈᨚᨃᨚᨊ) adalah rumah adat masyarakat suku Toraja yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Arsitektur tongkonan dikenal dengan bentuknya yang khas melalui struktur bawah, tengah dan atas yang memiliki keindahan estetika struktur dan konstruksinya.

Tipologi

Balai Laki

[[Berkas:Maket Balai Laki.JPG|jmpl|ka|200px|Bentuk dasar Rumah Balai Laki dengan beranda Pamedangan (Paseban) dan Surambi Sambutan (Ambin).]]Rumah Ba'anjung tipe Balai Laki adalah salah satu jenis rumah Baanjung yaitu rumah tradisional suku Banjar (disebut rumah Banjar) di Kalimantan Selatan.

Tipologi

Palimasan

Rumah Palimasan adalah salah satu jenis rumah Baanjung yaitu rumah tradisional suku Banjar (disebut rumah Banjar) di Kalimantan Selatan. Rumah Adat Banjar Tipe Palimasan di Kesultanan Banjar digunakan sebagai rumah bendaharawan istana/kerajaan yang memelihara emas dan perak Kesultanan.

Tipologi

Rumah Lanting

Rumah Lanting adalah rumah rakit tradisional dengan pondasi rakit mengapung terdiri dari susunan tiga buah batang pohon kayu yang besar. Rumah Lanting selalu oleng dimainkan gelombang dari kapal yang hilir mudik di sungai.

Tipologi

Rumah Bubungan Tinggi

Balay Bubungan Tinggi atau Balay Cacak Burung, atau yang lebih dikenal sebagai Rumah Adat Bubungan Tinggi adalah salah satu jenis rumah Baanjung yaitu rumah tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan dan bisa dibilang merupakan ikonnya Rumah Banjar karena jenis rumah ini merupakan yang paling terkenal hingga menjadi maskot rumah adat khas provinsi Kalimantan Selatan.

Tipologi

Rumah Jawa

Rumah adat Jawa adalah rumah tradisional yang dikenal dalam kebudayaan Jawa. Terdapat beberapa jenis rumah adat Jawa, baik yang terbagi berdasarkan wilayah maupun yang terbagi berdasarkan rancangan arsitekturnya.

Tipologi

Rumah Baanjung

Rumah Baanjung (Ba'anjung) adalah nama kolektif untuk rumah tradisional suku Banjar. Suku Banjar biasanya menamakan rumah tradisonalnya dengan sebutan Rumah Banjar atau Rumah Bahari.

Tipologi

Rumah Betang

Rumah betang adalah rumah adat khas Kalimantan yang terdapat diberbagai penjuru Kalimantan dan dihuni oleh masyarakat Dayak terutama di daerah hulu sungai yang biasanya menjadi pusat permukiman suku Dayak.

Tipologi

Leuit

Leuit merupakan sejenis bangunan penyimpan padi yang terdapat di daerah pedesaan Sunda dan Baduy yang termasuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Secara tradisional, leuit dibangun dari balok-balok kayu dan dilapisi oleh anyaman bambu, dengan kapasitas penyimpanan hingga tiga ton padi.

Tipologi

Rumah adat Aceh

Rumoh Acèh merupakan rumah adat khas suku Aceh. Rumah ini bertipe rumah panggung dengan 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan. 3 Bagian utama dari rumah Aceh yaitu seuramoë keuë (serambi depan), seuramoë teungoh (serambi tengah) dan seuramoë likôt (serambi belakang).

Tipologi

Rumah Limas

Rumah Limas merupakan rumah tradisional Sumatera Selatan. Selain ditandai dengan atapnya yang berbentuk limas, rumah tradisional ini memiliki lantai bertingkat-tingkat yang disebut Bengkilas atau Kijing dan hanya dipergunakan untuk kepentingan keluarga seperti hajatan.

Tipologi

Mbaru Niang

Mbaru Niang adalah rumah adat di permukiman suku Manggarai yang dapat ditemukan di Kampung Wae Rebo, Desa Satar Lenda dan Desa Todo, keduanya di Kecamatan Satar Mesa, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Tipologi

Siwaluh Jabu

Siwaluh Jabu (disebut juga sebagai Siwaloh Jabu) adalah bentuk rumah tradisional masyarakat Suku Batak Karo. Siwaluh Jabu merupakan rumah tinggal orang-orang Suku Batak Karo pada zaman dahulu.

Tipologi

Lontiok

Lontiok adalah rumah tradisional masyarakat Kampar, Riau yang berbentuk rumah panggung. Kata lontiok (dialek Kampar) dalam bahasa Indonesia berarti lentik. Nama rumah ini didapatkan dari bentuk atapnya yang melengkung lentik.

Tipologi

Ruma Bolon

Ruma Bolon (disebut juga sebagai Jabu Bolon) adalah bentuk rumah tradisional masyarakat Batak Toba yang berasal dari daerah Sumatera Utara, Indonesia.

Tipologi

Baileo

Baileo atau baileu (diserap dari bahasa Portugis baileu 'rumah') adalah bangunan berupa balai yang merepresentasikan arsitektur vernakular khas Kepulauan Maluku. Bangunan tradisional ini sering dideskripsikan sebagai rumah adat dan dapat ditemui baik di provinsi Maluku maupun Maluku Utara.

Tipologi

Rumah Belah Bubung

Rumah Belah Bubung adalah rumah adat dari Kepulauan Riau yang berada di Indonesia. Rumah Belah Bubung juga dikenal dengan nama Rumah Rabung atau Rumah Bubung Melayu. Konon, nama rumah ini diberikan oleh orang-orang asing yang datang ke Indonesia seperti Tiongkok atau Cina dan Belanda.

Tipologi

Rumah Bubungan Lima

Rumah Bubungan Lima adalah rumah adat dari provinsi Bengkulu. Rumah ini memiliki model seperti rumah panggung yang ditopang oleh beberapa tiang penopang. Rumah ini bukanlah rumah tinggal seperti pada umumnya.

Tipologi

Joglo Kudus

Rumah adat Kudus, juga disebut joglo pencu atau joglo Kudus adalah rumah tradisional asal Kabupaten Kudus yang mencerminkan perpaduan kebudayaan masyarakat Kudus.

Tipologi

Joglo Jepara

Rumah adat Jepara atau disebut juga Joglo Jepara adalah rumah tradisional asal Jepara. Joglo Jepara merupakan salah satu rumah tradisional yang mencerminkan perpaduan akulturasi kebudayaan masyarakat Jepara.

Tipologi

Rumah adat Pati

Rumah adat Kabupaten Pati atau Joglo Juwana disebut juga "Joglo Saridin" adalah Rumah tradisional asal Pati. Arsitektur Pati salah satu rumah tradisional yang mencerminkan perpaduan akulturasi kebudayaan masyarakat daerah KabupatenPati.

Tipologi

Rumah adat Rembang

Rumah adat Rembang atau Joglo Bocokan disebut juga Joglo Rembang adalah Rumah tradisional asal Rembang salah satu rumah tradisional yang mencerminkan perpaduan akulturasi kebudayaan masyarakat Kabupaten Rembang.

Tipologi

Rumah tradisional Sunda

Rumah tradisional Sunda (bahasa Sunda: imah adat Sunda) mengacu kepada rumah adat tradisional suku Sunda. Arsitektur rumah suku Sunda ditandai oleh fungsionalitas, kesederhanaan, kepolosan, keseragaman dengan sedikit detail, penggunaan bahan atap dedaunan alamiah, dan ikatan yang cukup teguh pada keselarasan dengan alam dan lingkungan.

Tipologi

Sulah nyanda

Sulah Nyanda (aksara Sunda: ᮞᮥᮜᮂ ᮑᮔ᮪ᮓ) adalah rumah adat orang Badui yang berada di Provinsi Banten. Disebut sulah nyanda, karena atapnya terbuat dari daun nipah yang dikeringkan. Nyanda dalam bahasa Sunda memiliki arti sikap bersandar, sandarannya tidak lurus melainkan agak merebah ke belakang.

Tipologi

Rumah musalaki

Rumah musalaki di Ende atau Uma Manaran yakni Umanetan Rimean di Belu adalah contoh rumah adat atau rumah tradisional yang banyak dijumpai di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Tipologi

Rumah Ulu

Rumah ulu adalah salah satu dari tiga tipologi arsitektur rumah tradisional yang berada di wilayah Sumatera Selatan, dua yang lainnya adalah Rumah Limas dan Rumah Gudang. Rumah ini berasal dari dataran tinggi Besemah di barat dan menyebar ke arah timur dataran rendah pemukiman sepanjang sungai Ogan.

Tipologi

Rumah adat Karampuang

Karampuang terletak di dusun Karampuang, Desa Tompobulu, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Rumah adat Karampuang terdiri dari dua unit rumah adat yang masing-masing ditempati oleh pemangku adat dengan fungsi yang berbeda-beda.

Tipologi

Sasadu

Sasadu merupakan rumah adat suku bangsa Sahu di Halmahera Barat yang juga merupakan suku bangsa asli dan tertua yang ada di daerah tersebut. Di rumah ini, masyarakat adat Sahu biasa berkumpul dalam pertemuan-pertemuan.

Tipologi

Rumah Tambi

Rumah Tambi adalah rumah adat atau rumah tradisional dari Tampo Lore, Kabupaten Poso, provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Rumah adat ini berbentuk panggung yang atapnya sekaligus berguna sebagai dinding.

Tipologi

Dulohupa

Dulohupa adalah rumah adat atau rumah tradisional Indonesia sebagai bagian dari lambang adat Gorontalo yang dibangun oleh pemerintah di Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo .

Tipologi

Rumah Wale

Rumah wale atau bale adalah rumah adat masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara yang berbentuk panggung. Secara etimologi, wale diartikan sebagai rumah atau tempat tinggal. Bagi orang Minahasa sebutan wale secara langsung menunjuk pada bangunan atau tempat tinggal.

Tipologi

Kajang Lako

Kajang Lako atau Rumah Kajang Lako (di beberapa daerah tertentu disebut juga rumah tuo yang berarti rumah tua) adalah rumah dengan gaya arsitektur Batin, yang dikembangkan oleh suku Batin.

Tipologi

Bola Ugi

Bola Ugi (ᨅᨚᨒ ᨕᨘᨁᨗ)(bahasa Indonesiaː Rumah Bugis) merupakan rumah tradisional masyarakat Bugis yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Bola Ugi berfungsi sebagai bangunan tempat tinggal sehari-hari.

Tipologi

Rumah Pewaris

Rumah Pewaris atau Walewangko adalah rumah adat daerah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Minahasa dahulu dikenal dengan nama Tanah Malesung yang merupakan daerah Semenanjung tempat persinggahan Bangsa Portugis dan Spanyol.

Tipologi

Rumah Gapura Candi Bentar

Rumah Gapura Candi Bentar sejatinya merujuk pada bangunan gapura yang menjadi gerbang rumah-rumah adat Bali. Gapura tersebut terdiri dari dua buah candi yang serupa dan sebangun dan membatasi sisi kiri dan sisi kanan pintu masuk ke pekarangan rumah.

Tipologi

Ghumah Baghi

Ghumah Baghi atau Rumah Baghi, atau Ghumah Tatahan, merupakan rumah adat tradisional di Provinsi Sumatera Selatan yang dibangun oleh Suku Besemah (atau disebut juga Pasemah). Secara etimologis dalam Bahasa Indonesia Ghumah artinya Rumah, sedangkan Baghi (dibaca: bari) artinya tua.

Tipologi

Rumah Bolaang Mongondow

Rumah Bolaang Mongondow merupakan rumah adat tradisional dari suku Bolaang Mongondow atau juga biasa disebut suku Bolmong yang nama tempat asalnya pun sama dengan nama suku itu sendiri yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow yang terletak di sebelah barat provinsi Sulawesi Utara.

Tipologi

Rumah Jew

Rumah Jew atau dikenal sebagai Rumah Bujang merupakan salah satu rumah adat yang berasal dari Suku Asmat, khususnya dari ibu kota provinsi Papua yaitu Agats. Rumah Jew yang memiliki beberapa nama lain yaitu Je, Jeu, Yeu, atau Yai ini merupakan rumah panggung berbentuk persegi panjang yang terbuat dari kayu dan dinding beserta atapnya terbuat dari daun pohon sagu atau pohon nipah yang telah dianyam.

Tipologi

Rumah Adat Boyang

Boyang merupakan rumah adat yang berasal dari Provinsi Sulawesi Barat. Rumah Boyang memiliki gaya arsitektur yang unik, berbentuk rumah panggung yang tersusun dari material kayu dan ditopang tiang-tiang penyangga.

Tipologi

Rumah Adat Banua Tada

Banua Tada adalah rumah adat yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Banua Tada merupakan rumah tempat tinggal Suku Wolio atau orang Buton di pulau Buton,Kata banua dalam bahasa setempat berarti rumah sedangkan kata tada berarti siku, sehingga banua tada dapat diartikan sebagai "rumah siku".

Tipologi

Rumah Panggang Pe

Rumah Panggang Pe atau juga disebut sebagai Rumah Cakrik adalah salah satu rumah adat yang berasal dari budaya Etnis Jawa, khususnya yang berada di Jawa Tengah. Arti nama Panggang Pe sendiri terdiri dari dua kata, yakni panggang dan ape yang secara harfiah (dalam Bahasa Indonesia) berarti 'dijemur'.

Tipologi

Rumah Osing

Rumah Osing adalah rumah tradisional suku Osing yang berada di Desa Kemiren, Banyuwangi. Daerah tersebut juga sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Rumah Osing tidak boleh dibangun menghadap gunung dan harus menghadap jalan.

Tipologi

Rumah Kariwari

Kariwari adalah salah satu rumah adat khas Papua, yakni rumah adat masyarakat Tobati-Enggros yang bermukim di sekitar Teluk Youtefa dan Danau Sentani (disebut Kombo oleh suku Sentani), Jayapura.

Tipologi

Jolopong

Jolopong adalah gaya bangunan rumah khas Sunda. Istilah Jolopong memiliki arti terkulai atau tegak lurus, bentuk suhunan Jolopong ini dianggap sebagai bentuk atap paling tua dan merupakan dasar atap pada rumah adat sunda.

Tipologi

Julang ngapak

Julang ngapak (Aksara Sunda: ) adalah salah satu jenis gaya bangunan rumah khas Sunda, yang dalam bahasa Indonesia Julang Ngapak memiliki arti burung yang sedang mengepakkan sayap.

Tipologi

Ammu Pe

Ammu Pe merupakan salah satu jenis bangunan tradisional berupa rumah tempat tinggal suku Sabu yang tersebar di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur. Rumah tersebut merupakan bagian dari kekayaan arsitektur yang dimiliki oleh suku Sabu.

Tipologi

Ume Tua

Ume Tua merupakan bangunan tradisional yang menjadi rumah tempat tinggal bagi suku Dawan di Nusa Tenggara Timur. Istilah Ume Tua terdiri dari dua kata yakni Ume yang berarti rumah dan tua yang memiliki arti tempat tinggal.

Tipologi

Rumah Rakit

Rumah Rakit adalah rumah adat yang berbentuk rumah apung yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan. Rumah rakit merupakan salah satu rumah tertua di Provinsi Sumatera Selatan, diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Sriwijaya.

Tipologi

Ume Kbubu

Ume Kbubu merupakan bangunan tradisional berbentuk bundar yang menjadi rumah tempat tinggal bagi suku Dawan di Nusa Tenggara Timur. Istilah Ume Tua terdiri dari dua kata yakni Ume yang berarti rumah dan Kbubu yang memiliki arti bundar.

Tipologi

Rumah adat Baduy

Imah Baduy adalah rumah adat dari provinsi Banten. Hal ini didasarkan pada rumah adat yang dimiliki oleh suku Badui. Suku Baduy/Badui merupakan kelompok etnis masyarakat adat suku Banten di wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Tipologi

Rumah Adat Banoa Sibatang

Banua Batang atau Banua Busun adalah rumah adat tradisional Suku Makki, kabupaten Mamuju provinsi Sulawesi Barat. Rumah adat ini dihuni oleh suku Makki atau disebut juga Suku Kalumpang.

Tipologi

Rumah adat Rumsram

Rumsram adalah rumah adat suku Biak di pantai Utara Papua. Rumah ini aslinya ditujukan untuk kaum laki-laki, sedangkan perempuan dilarang masuk atau mendekati. Fungsinya mirip dengan Rumah Kariwari, yakni sebagai tempat kegiatan dalam mengajar dan mendidik para lelaki yang mulai beranjak remaja, dalam mencari pengalaman hidup.

Tipologi

Rumah Potong Limas

Rumah Potong Limas merupakan salah satu dari tiga jenis bangunan tempat tinggal suku Melayu selain Rumah Potong Kantor Kawat dan Rumah Potong Godang. Adapun wilayah persebarannya di wilayah Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.

Tipologi

Rumah panggung Betawi

Rumah panggung adalah salah satu jenis rumah tradisional suku Betawi yang lantainya ditinggikan dari tanah dengan menggunakan tiang-tiang kayu. Rumah ini berbeda dengan rumah darat yang menempel ke tanah.

Tipologi

Rumah Bale (Arsitektur Sumba)

Rumah Bale adalah rumah tradisional yang ada di masyarakat Sumba, Nusa Tenggara Timur untuk masyarakat kebanyakan atau rakyat jelata, sedangkan untuk kaum bangsawan disebut Rumah Bala.

Tipologi

Ume Le'u

Ume Le'u (dibaca: Ume Leu) atau disebut juga dengan Ume Alat atau Lopo Nak Ume adalah sebutan untuk rumah adat tradisional suku "Atoni Pah Meto", yang umumnya terdapat di daerah Kabupaten Timor Tengah Utara, tetapi juga ada di Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Belu, provinsi Nusa Tenggara Timur.

Tipologi

Rumah Adat Lapinceng

Rumah Adat Lapinceng atau Saoraja Lapinceng adalah salah satu rumah tradisional yang terletak di Sulawesi Selatan, Indonesia. Rumah Adat Lapinceng telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor registrasi CB.970.

Tipologi

Rumah Honai

Honai merupakan rumah tradisional masyarakat Papua Pegunungan dan Papua Tengah khususnya suku Dani. Rumah honai berbentuk bulat sederhana dengan pintu kecil dan tidak dilengkapi jendela.

Tipologi

Rumah adat Lobo

Lobo adalah sebuah rumah adat yang berasal dari Kabupaten Poso dan Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Lobo biasa digunakan sebagai rumah adat oleh Suku Bare'e. Tahun 1914 di wilayah Tojo, Lobo masih bisa didapati di beberapa desa, terutama di Taliboi dan Makoepa (makupa).

Tipologi

Rangkang

Rangkang adalah sebuah lembaga pendidikan di Aceh tingkat menengah. Rangkang mengajarkan pelajaran pendidikan keagamaan seperti fikih, ilmu tauhid, akhlak, dan bahasa Arab. Buku-buku yang digunakan umumnya berbahasa Melayu dan sedikit buku berbahasa Arab.

Tipologi

Candi of Indonesia

Candi of Indonesia dibahas sebagai tipologi arsitektur Indonesia dalam artikel sumber. Lokasi yang tercatat: Tradisi arsitektur Indonesia. Uraian terpilih mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief serta riwayat yang dipertahankan dalam bahasa Inggris.

Tipologi

Surau

Surau dibahas sebagai tipologi arsitektur Indonesia dalam artikel sumber. Lokasi yang tercatat: Sumatera Barat, Indonesia. Uraian terpilih mencakup bahan bangunan, susunan ruang, atap atau kubah serta riwayat yang dipertahankan dalam bahasa Inggris.

Tipologi

Mosque architecture in Indonesia

Mosque architecture in Indonesia dibahas sebagai tipologi arsitektur Indonesia dalam artikel sumber. Lokasi yang tercatat: Tradisi arsitektur Indonesia. Uraian terpilih mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief serta riwayat yang dipertahankan dalam bahasa Inggris.

Tipologi

Rumah gadang

Rumah gadang adalah tipologi rumah tradisional Minangkabau yang menggabungkan kehidupan keluarga dan kegiatan adat. Profil ini menjelaskan susunan serta variasi yang diterangkan sumber Pemerintah Sumatera Barat. Istilah tipologi tidak dihitung sebagai satu bangunan individual.

Jalur penelusuran karya

Kategori menurut sumberBangunan dalam koleksiPenelusuran
Pemerintahan374Buka hasil
Kebudayaan277Buka hasil
Hunian7.662Buka hasil
Keagamaan3.672Buka hasil
Pendidikan702Buka hasil
Transportasi147Buka hasil
Perbankan210Buka hasil
Industri380Buka hasil
Pertanian356Buka hasil
Kesehatan52Buka hasil
Perdagangan959Buka hasil
Pertahanan21Buka hasil
Infrastruktur37Buka hasil
Belum diklasifikasikan487Buka hasil
Olahraga1Buka hasil

Jalur penelusuran tidak dihitung sebagai profil istilah baru. Baca klasifikasi bersama keterangan pembatas dan sumber setiap karya.