Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R602775375
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID2775375. Asal dan lisensi uraian
TipologiNusa Tenggara Timur, IndonesiaARS-R602775375

Ammu Pe

Ammu Pe merupakan salah satu jenis bangunan tradisional berupa rumah tempat tinggal suku Sabu yang tersebar di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur. Rumah tersebut merupakan bagian dari kekayaan arsitektur yang dimiliki oleh suku Sabu.

Dasar informasi:[1]
Jenis objek
Tipologi
Fungsi
Fungsi mengikuti uraian sumber
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Ammu Pe dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Ammu Pe sebagai bentuk atau tipologi arsitektur. Profil membahas konsep arsitektur dan variasinya dalam konteks Indonesia; bukan satu bangunan contoh atau klaim asal yang eksklusif. Profil mengikuti lingkup konsep atau elemen yang dijelaskan sumber; tidak dihitung sebagai satu bangunan individual.
Nama utama
Ammu Pe
Lokasi
Nusa Tenggara Timur, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q65213499; ID2775375
Klasifikasi sumber
fungsi yang dibahas sumber · nomor ID2775375
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas tipologi arsitektur. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Ammu Pe merupakan salah satu jenis bangunan tradisional berupa rumah tempat tinggal suku Sabu yang tersebar di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur. Rumah tersebut merupakan bagian dari kekayaan arsitektur yang dimiliki oleh suku Sabu. Istilah Ammu Pe sendiri terdiri atas dua kata yakni "ammu" yang berarti rumah dan "pe" yang memiliki arti tinggal. Sejak tahun 2010, Ammu Pe yang menjadi bagian dari arsitektur tradisional Nusa Tenggara Timur dimasukkan ke dalam pencatatan Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor registrasi 2010000034 .

Pembagian Jenis Bangunan

Jenis rumah tempat tinggal (Ammu Pe) suku Sabu dapat dibagi berdasarkan sejumlah hal yaitu berdasarkan status sosial yang melekat pada pemilik rumah dan bentuk struktur bangunan. Pun dalam dua bagian tersebut, Ammu Pe masih dibagi kembali ke dalam sejumlah pembagian.

Berdasarkan status sosial

Rumah tempat tinggal suku Sabu dapat dibagi menjadi dua secara status sosial yang melekat dalam diri penduduknya. Adapun pembagiannya adalah sebagai berikut:

Ammu Pe Douae Banni Ae. Bangunan ini merupakan rumah tempat tinggal bagi penduduk yang memiliki status sebagai raja atau bangsawan,

Ammu Pe Mone Aha. Bangunan ini merupakan rumah tempat tinggal bagi penduduk kebanyakan atau penduduk biasa.

Selain berdasarkan hierarki kependudukan, Ammu Pe juga dapat dibagi berdasarkan status sosial lain berupa tingkat kekayaan. Pembagian berdasarkan tingkat kekayaan ini juga dibagi menjadi dua yaitu:

Ammu Mone Kaja, yaitu rumah tempat tinggal yang diperuntukkan bagi orang kaya,

Ammu Mone Kehia, yaitu rumah tempat tinggal yang diperuntukkan bagi orang miskin.

Perbedaan rumah tinggal (Ammu Pe) suku Sabu dapat dilihat dari besaran biaya, material yang digunakan, dan besar bangunan. Rumah tempat tinggal bagi penduduk yang berstatus raja atau bangsawan dan penduduk kaya biasanya dibangun berbentuk besar, anggun, berbiaya besar karena menggunakan bahan-bahan material terpilih, dan memilki struktur yang kuat. Sebaliknya, rumah tempat tinggal penduduk biasa dan miskin umumnya berbentuk sederhana, kecil, dan dengan konstruksi yang sederhana pula.

Berdasarkan bentuk struktur bangunan

Pembagian berdasarkan status sosial di atas, pada dasarnya merupakan hal yang tidak terlalu lazim digunakan. Pembagian jenis rumah tempat tinggal umumnya didasarkan pada bentuk bangunan seperti bentuk atap atau balok-balok yang menyusunnya, bentuk konstruksi tiang dan keasliannya.

Berdasarkan bentuk atap, Ammu Pe dibagi menjadi:

Ammu Ae Roukoko, yang memilki arti rumah besar berbulu leher. Bentuk atap rumah ini berbeda dengan rumah lain karena balok nok (bangngu) memiliki panjang yang sama dengan panjang badan rumah.

Ammu Iki, yang memilki arti rumah kecil. Penyebutan kecil didasarkan keberadaan balok nok (bangngu) yang memiliki ukuran lebih pendek dari panjang rumah. Ukuran balok nok tersebut berkisar 3/5 kali dari panjang rumah.

Berdasarkan bentuk kibie (balok penendes), Ammu Pe dapat dibagi menjadi:

Ammu Tagabatu. Tagabatu sendiri merupakan dua buah balok tambahan yang disambung dari dua balok penendes inti (kibie). Balok tambahan (tagabatu) ini memiliki bentuk elips. Keberadaan tagabatu menjadikan bentuk atap rumah sama dengan bentuk rumah terbalik. Rumah tinggal yang menggunakan tagabatu memiliki nama lain yaitu Ammu Hawu (rumah asli).

Ammu Atta. Rumah tersebut memiliki arti rumah potong. Maksudnya rumah tersebut tidak menggunakan balok penendes tambahan sehingga memiliki bentuk segi empat. Ammu Atta juga memiliki nama lain yakni Ammu Jawa (rumah asing).

Berdasarkan konstruksi tiang, rumah tinggal suku Sabu dibagi menjadi

Ammu Halla. Rumah ini memiliki arti rumah tanam karena tiang-tiangnya ditanam ke dalam tanah sedalam 0,75 meter.

Ammu Tuki. Rumah ini memiliki arti rumah kait karena semua tiang-tiang dihubungkan dengan balok (tuki). Dengan demikian tiang-tiang tersebut saling berpegangan dengan yang lain atau saling kait mengait. Cara membuat tiang tersebut agar saling terkait adalah dengan membuat lubang dengan cara dipahat. Kemudian, ujung-ujung tuki (balok penghubung) dimasukkan ke dalam lubang pahatan tersebut.

Rumah tinggal suku Sabu juga memiliki dua nama lain, yakni:

Ammu Kelaga. Rumah ini merupakan rumah yang memiliki panggung atau dek yang berfungsi sebagai balai-balai.

Ammu Laburai. Kata Laburai berasa dari dua suku kata yakni Labu yang memilki arti dinding atau sekat dan rai yang berarti tanah. Sehingga kata Laburai memiliki arti dinding atau sekat tanah. Dinding atau sekat tanah tersebut dibangun dari atas tanah atau lantai rumah hingga batas balok penendes (kebie). Jenis rumah ini sendiri kurang disukai oleh suku Sabu sehingga disebut rumah asing.

Secara umum, bentuk bangunan rumah tinggal suku Sabu memiliki kaitan erat dengan pandangan hidup dan asal-usul mereka.

Struktur Bangunan

Lokasi dan Arah Mata Angin

Rumah tinggal suku Sabu biasanya dibangun di lokasi tertentu. Umunya dibangun didaerah yang tinggi dengan kontur tanah yang tidak rata seperti bukit atau lereng.

Dalam membangun, suku Sabu sangat memperhatikan arah mata angin. Rumah tempat tinggal suku Sabu selalu menghadap ke arah Utara atau ke Selatan. Sedangkan haluan rumah selalu menghadap arah barat atau timur. Dalam bahasa Sabu, istilah tersebut dikenal dengan duru wa dan duru dimu.

Atap rumah suku Sabu memiliki ciri khas seperti perahu terbalik. Hal tersebut berkaitan erat dengan kehidupan suku Sabu yang menganggap perahu dan laut sebagai bagian yang penting. Rumah-rumah suku Sabu yang berkempul membentuk kampung disebut sebagai Rae Kowa yang berarti kampung perahu. Begitu pula bagian dalam rumah tinggal suku Sabu yang menggunakan istilah dari bagian yang ada di perahu. Tiang penopang balok bubungan (bangngu) yang berjumlah dua buah disebut Gela. Ruangan terbuka yang ada dalam rongga atap disebut Roa Ammu. Setiap rumah memiliki anjungan/haluan dan buritan yang disebut duru dan wui.

Atap rumah tinggal suku Sabu terutama Ammu Hawu menggunakan bahan yang berasal dari daun lontar. Hal membuat sirkulasi panas di dalam rumah menjadi lancar. Daun lontar tersebut mampu menyerap dan melepaskan panas dari luar rumah ke dalam rumah jauh lebih sedikit. Penggunaan atap lontar yang dapat mengatur sirkulasi panas dalam rumah tinggal suku Sabu dianggap sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi iklim di Pulau Sabu. Selain penggunaan lontar, bagian terbuka dari atap rumah tinggal suku Sabu yang mencapai 10-30% dari luasan atap dianggap sebagai adaptasi terhadap angin kencang yang sering terjadi di wilayah tersebut.

Makna

Penggunaan sejumlah istilah untuk menamai bangunan atau bagian dalam bangunan bagi suku Sabu memiliki makna tersendiri. Penggunan kata Jawa yang memiliki arti asing dalam Ammu Jawa misalnya menandakan suku Sabu sudah melakukan kontak dengan orang non-Sabu dan kemudian diadopsi oleh Suku Sabu. Begitu juga penggunaan kata kebie yang digunakan untuk menamai balok kayu dianggap sebagai simbol peyambung generasi. Dengan demikian membangun rumah, memiliki makna menyambung generasi. Bagi orang Sabu, rumah tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik. Rumah memilki makna rohaniah bagi mereka. Rumah dianggap memilki nyawa yang setara dengan makhluk hidup.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Proses Pembangunan

Pada saat bagian rumah ada yang rusak seperti atap bocor atau jatuh, suku Sabu tidak melakukan renovasi terhadap kerusakan tersebut. Mereka akan membongkar rumahnya dan membangun ulang bangunan tersebut. Tambahan

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Ammu Pe. Revisi 28703164. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 28703164. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Ammu Pe sebagai bentuk atau tipologi arsitektur. Profil membahas konsep arsitektur dan variasinya dalam konteks Indonesia; bukan satu bangunan contoh atau klaim asal yang eksklusif.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2025-12-15T16:47:49Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Ammu Pe · revisi 28703164 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-12-15T16:47:49Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi