Gedung Herman Yohannes UGM
Gedung Herman Yohannes adalah bagian dari Pantja Dharma UGM dengan susunan dua lantai berbentuk E. Lobi pusat, tiga sayap, serta selasar terbuka membentuk jaringan ruang akademik dan laboratorium.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- gedung universitas
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Gedung berada di Caturtunggal, Depok, Sleman, pada lingkungan UGM. Muka mengarah timur; badan utama membentang utara–selatan dan tiga sayap memanjang ke barat, dengan taman pada ruang sela antarsayap.
- Nama utama
- Gedung Herman Yohannes UGM
- Lokasi
- Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3404072001.3.2025.47
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Lobi menghubungkan pintu masuk dengan tangga ke lantai dua. Deretan ruang pada tiap sayap dilayani selasar. Sayap selatan disebut menampung ruang dosen, laboratorium fisika atom inti, dan bengkel pada lantai bawah, serta ruang kuliah di tingkat atas.
Membaca arsitektur
Kanopi berupa pelat beton ditopang dua tiang di muka pintu masuk. Permukaan bawahnya mempertahankan bekas anyaman bambu sebagai alas pengecoran. Enam panel jendela kaca berada di atas kanopi, diapit dua bentuk menara yang dindingnya memakai roster geometris. Jendela krepyak berjajar di sepanjang bagian gedung, dinaungi pelat luifel dan dilengkapi bovenlicht. Atap limasan menutupi badan-badan persegi panjang. Dinding pasangan bata berplester dicatat setebal sekitar 40 sentimeter, dan lantai banyak menggunakan tegel abu-abu. Enam tiang beton berada di lobi. Pada kedua tingkat, selasar terbuka dibatasi pagar tembok. Sayap utara disebut mempunyai sebelas ruang dan kamar mandi pada ujung baratnya.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Bata berplester dan beton membentuk badan gedung; kanopi, luifel, selasar, serta ventilasi atas memperinci hubungan ruang dengan bagian luar.
- Bahan dan sistem
- Bata · Dinding berplesterDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Beton · Tiang lobi, kanopi, luifelDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Kayu · Jendela krepyakDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Tegel · LantaiDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Gedung Herman Yohannes UGM ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.