Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R604467201
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID4467201. Asal dan lisensi uraian
BangunanCirebon, Jawa Barat, IndonesiaARS-R604467201

Kelenteng Talang Cirebon

Kelenteng Talang Cirebon adalah sebuah kelenteng yang terletak di Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Di dalam kelenteng ini terdapat banyak peninggalan-peninggalan dari zaman dahulu sampai saat ini yang masih tersimpan, seperti lukisan dan bangunan yang berciri khas Tionghoa, bangunan klenteng ini biasanya berada di tempat strategis yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Kelenteng Talang Cirebon dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Cirebon, Jawa Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Kelenteng Talang Cirebon sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Kelenteng Talang Cirebon
Lokasi
Cirebon, Jawa Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q106281135; ID4467201
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID4467201
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bahan bangunan, susunan ruang, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Kelenteng Talang Cirebon adalah sebuah kelenteng yang terletak di Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Di dalam kelenteng ini terdapat banyak peninggalan-peninggalan dari zaman dahulu sampai saat ini yang masih tersimpan, seperti lukisan dan bangunan yang berciri khas Tionghoa, bangunan klenteng ini biasanya berada di tempat strategis yang ada di tengah-tengah masyarakat. Kelenteng yang sekarang kerap disebut sesuai nama jalannya tersebut, yakni Talang semula adalah bagian dari Tiao Kak Sie yang sekarang bernama Vihara Dewi Welas Asih. Tiao Kak Sie adalah vihara dengan dewata utama Bodhisattva Avalokitesvara, yang dalam bahasa mandarin disebut Kwan Im Pu Sa. Vihara ini merupakan bangunan tempat ibadah umat Buddha tertua di Cirebon. Berdasarkan temuan material epigraphis, oleh Franke (1997), ditemukan adanya pengajuan usulan pembangunan tembok oleh Kapiten Tan Siang Ko kepada VOC. Usulan dari Kapiten Tionghoa yang menjabat antara 1705-1720 ini, ditolak oleh penguasa kolonial kala itu. Maka perkiraan sementara dari temuan material tertua ini, Tay Kak Sie Cirebon sudah berdiri pada masa Kapiten Tan Siang Ko. Sementara manuskrip Keraton Kasepuhan menyatakan vihara ini berdiri sejak 1559.

Tradisi pensucian

Setiap pergantian tahun atau Tahun Baru Imlek, kelenteng ini secara rutin mengadakan ritual pensucian patung dewa dengan cara memandikannya. Prosesi ini dilakukan selama satu minggu sebelum pergantian tahun. Pemandian tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui suatu prosedur khusus, yaitu dengan menjatuhkan dua batu sebagai penanda. Jika kedua batu tertutup atau berwarna merah, artinya patung dewa belum siap untuk dimandikan. Sebaliknya, jika batu terbuka atau berwarna kuning, maka patung dianggap telah siap. Tradisi pencucian patung ini telah berlangsung sejak lama dan dimaknai sebagai pensucian jiwa dan batin dalam rangka menyambut tahun baru.

Ritual ini sering kali bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Keraton Kanoman, yang letaknya berdekatan dengan kelenteng. Meskipun kedua agama ini menjalankan ritual keagamaannya di lokasi yang berdekatan, kedua komunitas menjalankan ibadah masing-masing dengan saling toleransi; umat Khonghucu melaksanakan pensucian, sedangkan umat Muslim memperingati Maulid Nabi. Toleransi antarumat beragama ini telah berlangsung di Cirebon sejak dahulu dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Sejarah merupakan hal mengenai masa lalu yang berpacu pada disiplin ilmu untuk menganalisis serta menafsirkan peristiwa masa lalu dan penyebabnya. Dahulu Kelenteng ini bernama Sam Po Toa Lang yang artinya merupakan orang-orang besar, nama tersebut diambil dari 3 tokoh besar muslim yang pernah singgah di Cirebon. Demikian narasi yang terkesan klaim yang berkembang. Padahal, jika ditelusuri materi-materi ephigrafi yang ada, jelas awalnya merupakan rumah abu, yang didirikan di kompleks wihara umat Buddha. Rumah abu ini dibangun pada 1790 oleh Kapiten Tan Oat Ing untuk para bhiksu yang pernah bertugas di Tiao Kak Sie dan tokoh Tionghoa setempat.

Ini menunjukkan adanya perkembangan umat Buddha di Cirebon, karena berarti sebagian besar umat Buddha sudah bersedia melakukan kremasi pada masa tersebut. Perkembangan lebih lanjut, karena kebutuhan ruang yang semakin besar maka pada 1848 rumah abu ini dipindah ke jalan Talang oleh Kapiten Tan Phan Long. Pemindahan dan pembangunan baru tuntas pada masa Kapiten Khoe Tiauw Jang.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Kelenteng Talang Cirebon. Revisi 29981389. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29981389. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Kelenteng Talang Cirebon sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T17:10:11Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Kelenteng Talang Cirebon · revisi 29981389 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T17:10:11Z
  2. Wikidata P625 · Kelenteng Talang Cirebon ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-08-18T13:02:14Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi