Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R602842629
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID2842629. Asal dan lisensi uraian
BangunanManinjau, Sumatera Barat, IndonesiaARS-R602842629

Masjid Ummil Qura

Masjid Ummil Qura adalah sebuah masjid di Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang berdiri sejak tahun 1907. Masjid ini terletak pada sebuah desa yang bernama Bancah yang berada di tepian Danau Maninjau.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Masjid Ummil Qura dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Maninjau, Sumatera Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Ummil Qura sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Masjid Ummil Qura
Lokasi
Maninjau, Sumatera Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q65204436; ID2842629
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID2842629
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Masjid Ummil Qura adalah sebuah masjid di Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang berdiri sejak tahun 1907. Masjid ini terletak pada sebuah desa yang bernama Bancah yang berada di tepian Danau Maninjau.

Nama Ummil Qura berasal dari bahasa Arab yang berarti ibu negeri atau pusat nagari (desa di Minangkabau). Tahun berdirinya masjid ini sebelum masa kemerdekaan dan tepatnya pada tahun 1907 menunjukkan usia mencapai lebih dari 100 tahun. Sampai saat ini, telah dilakukan berbagai renovasi, termasuk penggunaan keramik pada lantai, tanpa mengubah bangunan asli.

Arsitektur

Arsitektur Masjid Ummil Qura dicirikan dengan atap berbentuk segi empat sebanyak empat tingkatan; antara tingkatan atap terdapat banyak jendela-jendela kecil. Tingkatan berikutnya terdapat dua tingkatan yang berbentuk patung dengan banyak segitiga di ujungnya, terakhir puncak masjid yang dihiasi oleh perpaduan bulan dan bintang. Setiap lengkungan antara pilar-pilar di sekeliling dinding masjid memberikan keunikan sendiri.

Jika beralih masuk ke dalam masjid, maka terlihat langit-langit dengan susunan bilah papan yang rapi tanpa celah. Dinding masjid dihiasi kaligrafi bertuliskan bahasa Arab yaitu Surah Al-Fatihah dan QS Al-Baqarah ayat 46 yang memiliki arti yaitu "dan minta tolonglah kalian semuanya dengan penuh sabar dan melaksanakan shalat. Sesungguhnya shalat adalah hal yang berat (untuk didirikan) kecuali atas orang-orang yang takut (terhadap Allah).

Atap masjid ditopang oleh sembilan buah pilar penyangga dan satu buah tiang yang berada di tengah-tengah. Pada setiap tiang, terdapat seni berupa gambar masjid yang mengambarkan masjid zaman kuno.

Lingkungan

Lingkungan masjid masih asri dan tidak begitu signifikan renovasi yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Sebagaimana umumnya masjid di Minangkabau, masjid ini memiliki kolam-kolam yang berada di setiap sudut masjid. Sebelum adanya listrik yang masuk, maka kolam ini dijadikan sebagai tempat berwudu bagi santri dan jemaah walaupun kolam tersebut berisikan ikan air tawar milik para kyai dengan berbagai ukuran dapat ditemukan.

Beberapa daerah di Sumatera Barat merujuk pada fungsi masjid sebagi pusat pengembangan kegiatan keagamaan dan kegiatan dasar keislaman. Tradisi Minangkabau mengajarakan anak laki-laki yang sudah baliq untuk tidur di masjid.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Ummil Qura. Revisi 28769513. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 28769513. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Ummil Qura sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-01-02T03:05:05Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Ummil Qura · revisi 28769513 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-01-02T03:05:05Z
  2. Wikidata P625 · Masjid Ummil Qura ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-21T14:13:55Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi